Tips Lamar Kerja Online: Portal, Email, dan Follow-up yang Benar
Panduan melamar kerja lewat Jobstreet, LinkedIn, email, dan website perusahaan — file apa yang disiapkan dan etika follow-up setelah kirim lamaran.
Melamar online terlihat mudah — klik apply, upload file, selesai. Tapi persaingan tinggi dan kesalahan kecil (format file, subject email, profil tidak konsisten) bisa membuat lamaran terlewat. Berikut alur yang rapi dari persiapan sampai follow-up.
Persiapan sebelum melamar
- CV PDF terbaru, nama file jelas: Nama-Role.pdf
- Cover letter versi singkat (PDF atau paste di form)
- Portofolio/link GitHub/LinkedIn sudah diperbarui
- Screenshot atau catatan job description untuk penyesuaian CV
- Akun email profesional (hindari nickname tidak serius)
Melamar lewat portal karir
Isi form sampai 100% jika memungkinkan — banyak sistem memberi prioritas profil lengkap. Jawab pertanyaan screening jujur. Upload CV meski portal punya form manual; CV tetap jadi referensi HR.
Melamar lewat email
- Subject jelas: "Lamaran [Posisi] — [Nama Lengkap]"
- Body email singkat (3–5 kalimat) + lampiran PDF
- Jangan kirim CV dalam format Word kecuali diminta
- Maksimal 2 lampiran: CV + cover letter (gabung jika perlu)
- Cek typo nama perusahaan sebelum klik send
Follow-up: kapan dan bagaimana
Tunggu 5–7 hari kerja jika tidak ada kabar. Kirim satu email follow-up sopan — ingatkan posisi, tanggal kirim, dan minat tetap. Hindari spam harian atau DM berlebihan di LinkedIn.
Pertanyaan umum
Boleh melamar banyak posisi di perusahaan yang sama?
Boleh jika skill relevan untuk semua. Sesuaikan CV dan cover letter per posisi. Jangan kirim file identik ke 5 role berbeda tanpa penyesuaian.
LinkedIn Easy Apply cukup tanpa CV?
Kadang cukup untuk screening awal, tapi siapkan CV PDF untuk tahap berikutnya. Profil LinkedIn harus konsisten dengan CV.