Portofolio5 menitDiperbarui 26 Juni 2026

Portofolio Online untuk Pelamar Kerja: Apa yang Perlu Ditampilkan

Panduan membuat portofolio profesional untuk developer, desainer, dan role kreatif — section wajib, contoh proyek, dan cara link ke CV.

Untuk role berbasis hasil kerja — coding, desain, konten, marketing — portofolio sering lebih meyakinkan daripada daftar skill panjang. Portofolio yang baik fokus pada 3–6 proyek terbaik dengan konteks masalah, peran kamu, dan hasil.

Section wajib portofolio profesional

  • Profil singkat + foto/avatar profesional (opsional)
  • Daftar skill dikelompokkan (tools, bahasa, domain)
  • Proyek unggulan: judul, deskripsi, tech stack, link demo/repo
  • Kontak + LinkedIn/GitHub/email
  • Bahasa Indonesia atau Inggris — konsisten

Cara menulis deskripsi proyek

Gunakan format: Masalah → Solusi → Peran kamu → Hasil. Contoh: "Toko UMKM kesulitan tracking stok manual. Saya buat aplikasi web inventori dengan React dan Firebase. Mengurangi waktu input harian dari 2 jam menjadi 30 menit (uji 2 minggu)."

Hubungkan portofolio dengan CV

Cantumkan satu baris link portofolio di header CV. Di portofolio, sebut posisi yang kamu incar. Impor data dari CV ke portofolio menghemat waktu dan menjaga konsistensi nama, skill, dan kontak.

Tips: CV Satu Halaman punya generator portofolio dengan 3 template dan share link read-only — cocok untuk lampiran lamaran atau bio LinkedIn.

Pertanyaan umum

Portofolio wajib untuk semua profesi?

Tidak. Paling penting untuk tech, desain, kreatif, dan role berbasis project. Untuk admin, ops, atau support, CV kuat + sertifikasi sering sudah cukup.

Boleh pakai project kuliah di portofolio?

Ya, terutama fresh graduate. Jelaskan scope, stack, dan apa yang kamu pelajari. Jujur tentang team project vs solo.

Buat portofolio gratis

3 template, import dari CV, share link & export PDF.

Mulai sekarang

Baca juga